PPKM Diperpanjang, Luhut Ungkap Alasan Pemerintah Intervensi Malang dan Bali

Koordinator PPKM Level 4 Jawa-Bali Luhut, Binsar Pandjaitan, mengatakan kasus Covid-19 di Malang dan Bali belum menunjukkan tren penurunan. Kedua daerah ini masuk kategori wilayah yang dalam pemantauan sejak beberapa pekan terakhir.

“Perlu saya jelaskan bahwa penurunan kasus dan perawatan rumah sakit terjadi di sejumlah wilayah aglomerasi di Jawa-Bali, kecuali Malang Raya dan Bali, untuk itu pemerintah akan segera melakukan intervensi di kedua wilayah ini untuk menurunkan laju penambahan kasus,” ujar Luhut dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Senin, 9 Agustus 2021.

Luhut menjelaskan pihaknya akan mengirim tim untuk memantau kondisi Covid-19 di Malang dan Bali. Tim akan mengunjungi kedua daerah dalam waktu dekat.

Pemerintah memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM Level 4 di Jawa dan Bali mulai 10 Agustus hingga 16 Agustus 2021. Evaluasi terhadap pelaksanaan PPKM Jawa-Bali akan dilakukan sepekan sekali dengan memperhatikan kondisi penyebaran Covid-19 di berbagai kota.

Sebelumnya berdasarkan hasil evaluasi pada PPKM Level 4 yang berlaku 3 hingga 9 Agustus, Luhut mengklaim terjadi tren penurunan kasus dan perawatan rumah sakit hingga 59,6 persen. Penurunan dihitung dari puncak kasus pada 15 Juli 2021 yang lalu.

Selain itu, Luhut menyebut laju kematian di Jawa Bali juga menurun. Walaupun di masing-masing provinsi, angkanya masih fluktuatif.

“Momentum yang sudah cukup baik ini, harus terus dijaga,” ujar Luhut yang juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi tersebut. Berdasarkan indikator penurunan kasus, sebanyak 26 kota di Jawa dan Bali pun diturunkan statusnya dari PPKM level 4 ke level 3.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA | FAJAR PEBRIANTO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.