Pakar IT: Kedatangan CEO Apple ke RI Punya Maksud Tertentu Jangan Senang Dulu

Pakar IT sekaligus Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi menegaskan agar Presiden Jokowi tidak perlu senang ketika bertemu dengan pimpinan perusahaan teknologi. Menurutnya, kehadiran CEO Apple bagus sebab Indonesia sejak era 4G mendorong pabrikan teknologi membangun pabrik di Indonesia. Sudah banyak pabrik ponsel luar bangun pabrik di Indonesia, setidaknya perakitan.

Hal ini memberikan efek menurunnya impor ponsel, pembukaan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi Indonesia Dari seluruh merek, Apple yang sampai sekarang belum memenuhi kewajiban Tingkat Komponen Dalam Negeri(TKDN). Mereka mengganti dengan Apple Academy, sebenarnya tidak apple to apple dengan kewajiban ponsel merek lain.

Sehingga, nampaknya mereka akan negosiasi lagi untuk ponsel 5G, tablet dan lainnya. Pakar IT: Kedatangan CEO Apple ke RI Punya Maksud Tertentu Jangan Senang Dulu Jokowi Bertemu CEO Apple, Pakar: Apple Wajib Bangun Pabrik di Indonesia

Selain Jokowi, CEO Apple Tim Cook Temui Presiden Terpilih RI Prabowo Subianto Berkunjung ke Apple Developer Academy BINUS, CEO Apple Komitmen Perkuat Pengembangan Talenta Digital Hari Ini Jokowi Terima Bos Apple, Pakar IT Ingatkan Investasi Harus Berupa Pabrik Bukan Academy

CEO Apple Tim Cook Bakal Temui Jokowi Ketika Melawat ke Indonesia Punya Kekayaan Rp32 Triliun, Gaya Berpakaian CEO Apple Ini Tuai Pujian, Sederhana Anti Pamer CEO Apple Pertimbangkan Bangun Pabrik di Indonesia

“Saya berharap Pak Presiden tegas saja, bahwa Indonesia adalah pasar yang besar. Sehingga Apple dapat memanfaatkan pasar Indonesia untuk bisnis mereka,” tutur Heru. Namun, agar setara dengan pabrikan ponsel lainnya, maka Apple juga harus bangun pabrik di Indonesia. Tujuannya agar sama sama mendapat manfaat dari bisnis ponsel yang masih akan terus berjalan karena kebutuhan ponsel Indonesia masih besar.

“Jangan terpengaruh dengan proposal mereka dengan menyediakan Apple Academy karena nilainya sangat kecil dan tidak punya efek besar sebesar mereka bangun pabrik di Indonesia,” ucapnya. Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan Apple Inc, akan berinvestasi di Indonesia menyusul lawatan CEO Apple Inc. Tim Cook ke Indonesia pada Rabu (17/4/2024). Pada intinya, kata dia, Apple akan membawa kejutan ketika mengunjungi Indonesia.

"Nanti tunggu besok ada kejutan," kata Budi ketika ditemui di kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2024). Ketika dikonfirmasi lebih lanjut, Budi mengatakan perusahaan perusahaan teknologi besar dari berbagai negara di dunia akan berinvestasi di Indonesia. Ia tidak mengatakan secara gamblang apakah itu Apple atau bukan yang berinvestasi di Indonesia.

Yang pasti semua perusahaan perusahaan besar dari Amerika Serikat dan seluruh negara di dunia akan investasi yang signifikan di Indonesia," ujarnya. Tim Cook juga dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika mengunjungi Indonesia. Diketahui, tak hanya Tim Cook yang akan datang mengunjungi Indonesia.

Ada juga CEO Microsoft Satya Nadella yang akan ke RI. Selain mereka berdua, Budi mengatakan pihaknya juga tengah melobi CEO Nvidia Jensen Huang agar datang ke Indonesia. Untuk Nvidia, sebelumnya telah dipastikan akan membangun membangun pusat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di Indonesia pada akhir 2024.

Nvidia disebut akan bekerja sama dengan salah satu operator seluler Indonesia, rencananya akan membangun Indonesian Artificial Intelligence Nation atau Pusat AI di Solo Technopark pada tahun 2024. Nilai investasi Pusat AI ini disebut mencapai 200 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,17 triliun (kurs 1 USD = Rp 15.887,75). Solo Technopark merupakan kawasan terpadu menggabungkan dunia industri, perguruan tinggi, riset dan pelatihan, kewirausahaan, perbankan, pemerintah pusat dan daerah, yang sarat dengan teknologi, di kawasan Pedaringan, Jebres, Solo, Jawa Tengah.

"Sudah disampaikan Pak Vikram Sinha (CEO Indosat) ke Pak Walikota Solo (Gibran Rakabuming Raka) bahwa Indosat dan Nvidia komitmen untuk investasi dalam bentuk infrastruktur dan peningkatan sumberdaya manusia. (Kenapa di Solo) karena SDM nya bagus, kondisinya siap, ada 5G juga disana,” kata Budi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *