IHSG Ditutup Melemah, Samuel Sekuritas Soroti Menguatnya Saham BCA

Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG mengalami rebound di sesi kedua hari ini, Selasa, 10 Agustus 2021. Indeks menutup sesi di level 6.088, 40 poin lebih tinggi dari angka penutupan sesi pertama tadi yang di level 6.048. Kendati demikian, angka tersebut masih lebih rendah ketimbang penutupan kemarin yang di level 6.127,46.

Sebanyak 191 saham menguat, 315 saham melemah, dan 156 saham stagnan pada perdagangan hari ini, dengan nilai transaksi mencapai Rp 12,6 triliun.

“Salah satu faktor yang mendorong rebound IHSG di sesi kedua adalah kembali menguatnya saham Bank BCA (BBCA),” dinukil dari analisis Samuel Sekuritas Indonesia, Selasa, 10 Agustus 2021.

Saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di bursa saham Indonesia itu menguat di sesi kedua sebelum menutup sesi di titik Rp 31.500 per saham atau naik 1,6 persen. Saham emiten itu sempat jatuh ke level Rp 30.575 per saham di sesi pertama tadi.

Saham BCA juga menjadi penyumbang poin terbanyak untuk IHSG hari ini atau top leading mover dengan naik 10,94 poin, disusul saham SLIS yang naik 3,36 poin dan KLBF yang naik 2,73 poin.Rebound IHSG di sesi kedua ini juga dibarengi dengan meningkatnya arus beli investor asing di pasar saham RI. Arus beli asing tersebut terlihat dari angka beli bersih asing sebesar Rp 4,2 miliar di pasar reguler dan Rp 10,4 miliar di pasar reguler.

Saham yang paling banyak dibeli asing di pasar reguler antara lain ASII Rp 69,3 miliar, BBCA Rp 46,6 miliar, dan KLBF Rp 41 miliar.

Adapun saham yang paling banyak dijual asing di pasar reguler antara lain BUKA Rp 141,6 miliar, BBRI Rp 108,2 miliar, dan ANTM Rp 40,4 miliar.

Berdasarkan volume trading, saham Bank Pembangunan Daerah Banten (BEKS) menjadi saham yang paling aktif diperdagangkan di sesi perdagangan hari ini, dengan volume 30,7 juta lembar, diikuti FREN 14,3 juta lembar dan BUKA 9,5 juta lembar.

Meski IHSG memerah, empat indeks sektoral berhasil mengakhiri sesi perdagangan hari ini di zona hijau. Misalnya saja indeks sektor konsumer cyclical (IDXCYCLIC) yang naik 1 persen, indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) yang naik 0,8 persen, diikuti indeks sektor industri (IDXINDUST) yang naik 0,7 persen, dan indeks sektor energi (IDXENERGY) yang naik 0,6 persen.

Disclaimer: Berita ini merupakan hasil kerja sama dengan PT Samuel Sekuritas Indonesia. Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.