Erick Thohir: Kalau Tidak Mengantisipasi Disrupsi, BUMN Akan Menjadi Dinosaurus

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan soal era disrupsi yang tidak hanya mempengaruhi kehidupan masyarakat tetapi juga digitalisasi dengan robotik dan globalisasi serta ekonomi hijau (green economy).

“Ini yang memastikan memang akhirnya disrupsi ini yang terbesar sepanjang sejarah kehidupan manusia, Kalau kita tidak mengantisipasinya tentu sebagai negara dan perusahaan BUMN maka kita akan menjadi dinosaurus,” kata Erick dalam Indonesia Human Capital Summits 2021 secara daring di Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2021.

Melihat bagaimana dinamika yang terjadi di Amerika Serikat, lanjutnya, setiap 20-30 tahun terjadi perubahan jajaran korporasi secara model bisnis. Saat ini ada tujuh perusahaan di Amerika yang fokusnya di teknologi. Memang dalam daftar 7 perusahaan tersebut ada Tesla, perusahaan otomotif yang fokusnya pada teknologi.

Bagaimana Tesla mendisrupsi dunia otomotif global, atau Google dengan teknologi periklanan serta promosinya di dunia maya. Menurut Erick, semua berubah. Dia juga mengajak Forum Human Capital Indonesia (FHCI) untuk membuat peta jalan atau roadmap terkait pekerjaan di perusahaan-perusahaan BUMN yang akan hilang ke depannya akibat disrupsi.

“Kalau kita melihat juga turunan pekerjaan atau jobs, pekerjaan pun berubah. Ini yang makanya saya challenge FHCI bahwa kita mesti membuat peta jalan terkait pekerjaan-pekerjaan mana yang ada di perusahaan BUMN ke depannya akan hilang,” ujar dia.

Erick berharap melalui sumbangsih peta jalan tersebut BUMN bisa membantu negara, mengingat di BUMN semua usaha hampir ada.

“Kalau kita bisa memetakan hal tersebut, kita akan sangat membantu juga reshaping kita sebagai korporasi, tapi kita juga bisa membantu reshaping kita sebagai negara. Hal ini dikarenakan akan banyak perubahan pekerjaan, tapi tentu akan ada juga pekerjaan-pekerjaan baru. Pasti yang namanya disrupsi tentunya ada positif dan negatifnya,” kata Erick Thohir.

ANTARA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.